Friday, 27 May 2011

MESIN HAYABUSA


The H2 is designed to provide a rugged durable platform for those that desire to put a Hayabusa engine in a car type application.  It has a billet case and sump, flywheel for mounting a clutch and rear drive take off, 60 amp alternator, 4 stage dry sump and starter.  Rear adapter plates are planned for popular gearboxes.  The engine is estimated to have a fully dressed weight of 140lbs and can produce 175 to 250 hp NA; and much more in turbo form.
The H2 BUSA engine is offered as a kit or complete engine.  The base kit utilizes the Hayabusa crankshaft by using a special adapter for mounting the flywheel.  A Stoker kit is offered with bespoke 72mm stroke crankshaft, with larger bearing journals, H beam billet rods and related pieces to allow building a 1.6 liter engine.
See the price page for more details.



Considering the interest in buggies and auto-cross, the engine was designed with an enclosed belt drive for the alternator and oil pump.  Using a single belt instead of two belts shortens the engine length by 20mm.
This picture shows the belt drive with the cover removed.  The pulley drive for the oil pump and alternator can be seen.  The large hole in the front cover is to allow air to circulate through the belt drive and out by the alternator aided by the alternator fan.  The large hole is shrouded by the pulley's shoulder so it is effective at keeping out large debris.




The engine lower part of the case is machined from 6061-T6 solid aluminum.  The primary design objectives were compact size, stiff and robust and optimize packaging for 4 wheel applications.




 

 This view shows right side of the engine and the 4 lb flywheel (140mm clutch).  The ancillaries are all placed under the intake side to aid in packaging.  It also keeps them away from the heat of the exhaust and gives plenty of room for that extra large turbo which will one day find it's way to this engine.






Dyno testing proved durability and power.  The engine tested is over-bored to 84mm (1.4 liter) but otherwise uses completely stock Hayabusa heads and cams.  On this run it produced 195hp with a very flat torque curve, but more is available with modifications.
The engine is very smooth.  The bit of vibration seen at the end of the video was due to the the engine hitting the 11,000 rpm rev. limit.

MOTOR SUPER CUB

honda-super-cub-electric
Kendaraan sepeda motor terlaris sepanjang masa (telah berjumlah 60 juta unit sejak bulan Mei 2008) yang melebur ke dalam industri EV. Kendaraan keluaran Honda yang diresmikan minggu ini di Tokyo Auto Show merupakan kendaraan bertenaga listrik versi kendaraan sepeda motor Super Cub.
Apabila dilihat dengan seksama, kendaraan ini setara dengan kendaraan berbasis gas bisa mencapai jarak tempuh lebih dari 300 mil per galonnya.Namun demikian tampaknya masih peru dipertanyakan kembali tentang seberapa lebih efisien dengan keberadaan konsep terbaru ini.
Honda juga menyatakan kalau kendaraan ini merupakan sebuah konsep yang dirancang untuk menjadikan sesuatu hanya menjadi fungsional dan nyaman. Oleh karena itu, seandainya kendaraan ini mampu mencapai pasaran secara massal, diharapkan harganya bisa terjangkau oleh banyak orang.

KENDARAAN TERCEPAT DI BUMI

Jenis-jenis kendaraan tercepat dibumi
1. Kereta Api Tercepat
TGV adalah kereta cepat Prancis (bahasa Prancis: train à grande vitesse, yang berarti kereta kecepatan tinggi). Dikembangkan oleh Alstom dan SNCF, dan dioperasikan oleh SNCF, Perusahaan rel Nasional Prancis. Kereta ini menghubungkan kota-kota di Prancis terutama Paris, dan juga negara-negara tetangga, seperti Belgia, Jerman, dan Swiss. TGV atau kereta yang berdasarkan TGV juga beroperasi di Belanda, Korea Selatan, Spanyol, dan Britania Raya danAmerika Serikat. Kereta TGV diproduksi oleh Alstom. Kereta TGV Perancis yang dimodifikasi khusus kecepatannya mencapai 574,8 km per jam
Kereta magnetis tercepat di Jepang yang melaju hingga kecepatan 581 km per jam pada 2003.
Kereta Cepat Magnetis
TGV Perancis
2.  Mobil Tercepat
Mobil tercepat yakni Thrust SSC (mobil supersonic dengan kecepatan 1.227.986 km per jam). Mobil ini mencetak rekor itu di jalur satu 1.600 meter di Black Rock Desert, Nevada pada 1997.
ThrustSSC memilki bobot sebesar 10 ton dan didesain mampu berakselerasi dari 0 sampai 160 km/jam dengan waktu 4 detik atau 0 sampai 1000 km/jam dengan waktu 16 detik. Dengan kata lain, dalam 8 km, ThrustSSC didesain akan mampu mencapai kecepatan maksimumnya sebesar 1350 km/jam dengan waktu setengah menit.
Sedangkan untuk mobil produksi tercepat dipegang oleh Bugatti Veyron 16.4 Super Sport yang memiliki kecepatan mencapai 431.072 km per jam. Mobil ini muncul pada 2010.
ThrustSSC
Bugatti Veyron Super Sport
3. Sepeda Motor
Sepeda motor (resmi) tercepat, BUB Lucky 7 Streamliner mampu melaju pada kecepatan 591.244 km per jam. Motor ini mencetak rekornya di Bonneville Speedway, Utah pada 2009.
Sepeda motor (tak resmi) tercepat, Top Oil-Ack Attack Streamliner mampu melaju pada kecepatan 605.697 km per jam. Rekor ini dicetak di Bonneville Speedway, Utah pada 2010.
Sedangkan untuk sepeda motor tercepat yang telah diproduksi massal dan on the road dipegang oleh Suzuki GSX 1300 R Hayabusa
Suzuki Hayabusa merupakan motor “Flagship” Suzuki sejak diluncurkan generasi pertamanya pada tahun 1999. Karena styling dan performa mesin yang tidak ada duanya, Hayabusa menjadi motor yang sangat popular. Hayabusa model 2008 diperbaharui dengan menonjolkan sisi aerodinamis yang telah dikembangkan lebih ke arah keamanan berkendara. Suzuki mengembangkan desain body Hayabusa sehingga seakan-akan pengendara dan Hayabusa menjadi “one piece” dengan keaerodinamisan yang dimiliki Hayabusa. Pada saat yang bersamaan, Suzuki juga meningkatkan kapasitas mesin demi mendongkrak performa Hayabusa. Spesifikasi Hayabusa : 4-troke, 4-cyclinder, Liquid cooled, DOHC, 1340 cc, Fuel injection, Iridium sparkplugs, Titanium valve. Kecepatan bisa dicapai 300 km/h (186 mph)
BUB Lucky 7 Streamliner
Top Oil Ack Attack Streamliner
Suzuki GSX-1300R Hayabusa
Suzuki GSX-1300R Hayabusa
4.  Pesawat
BOEING NASA X-43 merupakan pesawat tanpa awak tercepat di dunia sekaligus menjadi benda terbang tecepat di bumi ini.  NASA X-43 mencetak rekornya pada 16 November 2004 dengan mencapai kecepatan 12. 144 km/jam (Mach 9,8) pada ketinggian 13157 meter.
North American X-15 merupakan pesawat bertenaga roket tercepat di dunia, sekaligus pesawat berawak tercepat di dunia. Kecepatan maksimal pesawat ini 7.274 km/h (Mach 6,7)
Cessna Citation X merupakan pesawat sipil tercepat dibumi. Pesawat ini adalah pesawat jet bisnis yang dilengkapi 2 mesin turbo Rolls-Royce AE3007C1.  Kecepatan maksimum pesawat ini  1.127 km/jam. Maksimal dapat menampung 14 penumpang.
NASA X43
X15
Cessna Citation X
Interior Cessna Citation X
5. Perahu
Perahu tercepat di bumi dipegah oleh “Spirit of Australia”. Kecepatan maksimum 317.60 mph (511.11km/jam) yang dicatat pada tahun 1970.  Pengemudinya adalah KEN WARBY . Rekor kecepatan ini belum terpecahkan hingga saat ini padahal sudah 41 tahun sejak rekor perahu tercepat dicatat. Banyak yang mencoba memecahkan rekor ini tetapi mereka tewas sebelum mencapai hasil.
spirit of australia
Ken Warby

Thursday, 26 May 2011

SEJARAH PENEMU MOTOR


      Sama seperti mobil pertama di dunia, sepeda motor pertama di dunia pun lahir di Jerman. Adalah Gottlieb Daimler dan mitranya, Wilhelm Maybach, dua pakar mesin empat langkah Jerman, yang menciptakan sepeda motor pertama di dunia.

Pada tahun 1885, Daimler memasangkan mesin empat langkah berukuran kecil pada sebuah sepeda kayu. Mesin diletakkan di tengah (di antara roda depan dan belakang) dan dihubungkan dengan rantai ke roda belakang.

Sepeda kayu bermesin itu diberi nama Reitwagen (riding car) dan merupakan sepeda motor pertama di dunia. Maybach mencoba Reitwagen sejauh 3 kilometer di sepanjang Sungai Neckar, dari Cannstatt ke Untertürkheim, dengan kecepatan 12 kilometer per jam.

Pada waktu itu, Reitwagen tidak dijual untuk umum. Pemasangan mesin pada sepeda kayu itu merupakan rangkaian dari percobaan yang dilakukan oleh Daimler dan Maybach, sebelum memasang mesin empat langkah pada kereta kuda, yang menjadi cikal bakal lahirnya mobil.

Tahun 1893, sepeda motor pertama yang dijual untuk umum dibuat oleh pabrik sepeda motor Hildebrand und Wolfmüller di Muenchen, Jerman. Sepeda motor ini tidak menggunakan rantai. Roda belakang digerakkan langsung oleh kruk as (crankshaft).

Sepeda motor inilah yang dimiliki oleh John C Potter, masinis pertama pabrik gula Oemboel, Probolinggo, Jawa Timur, tahun 1893. Ia memesan sendiri sepeda motor itu langsung ke pabriknya di Muenchen. John Potter tercatat sebagai orang pertama yang memiliki sepeda motor di Indonesia, yang pada waktu masih berada di bawah pendudukan Belanda, dan bernama Hindia Belanda (Nederlands Indie).

Sepeda motor pertama kali masuk ke Amerika Serikat pada tahun 1895 ketika seorang pemain sirkus asal Perancis membawanya ke New York. Disebut-sebut, pada tahun yang sama, seorang penemu Amerika Serikat, EJ Pennington, di Milwaukee, mendemonstrasikan sepeda motor yang didesain sendiri. Pennington menyebutkan, sepeda motor yang dia desain itu dapat dipacu dengan kecepatan 93 kilometer per jam, dan ia dianggap sebagai orang pertama yang memperkenalkan istilah motorcycle (sepeda motor).

Produsen terbesar

Tahun 1895, perusahaan pembuat sepeda Inggris, Triumph, memutuskan untuk juga membuat sepeda motor. Untuk itu, Triumph membeli sepeda motor Hildebrand und Wolfmüller dan mempelajari bagaimana membuatnya. Empat tahun sesudahnya, 1902, perusahaan itu memproduksi sepeda motornya yang pertama, yang menggunakan mesin Minerva buatan Belgia. Pada tahun 1905, Triumph memproduksi sepeda motor secara utuh sendiri, yang menyandang mesin berkekuatan 3 PK dan kecepatan maksimumnya 72 kilometer per jam.

Tahun 1903, William S Harley dan sahabatnya, Arthur Davidson, memproduksi sepeda motor di Milwaukee, Amerika Serikat, dan menamakan sepeda motor itu Harley Davidson. Tahun 1904, perusahaan Amerika Serikat lain, Indian Motorcycle Manufacturing Company, yang berlokasi di Springfield, Massachusetts, muncul dengan sepeda motor Indian Single.

Sama seperti Triumph, tahun 1906, perusahaan Inggris lain, BSA, yang merupakan singkatan dari Birmingham Small Arms, memproduksi sepeda motor dengan menggunakan mesin Minerva, sebelum membuat mesin dengan kapasitas 350 cc, 500 cc, dan 595 cc sendiri.

Sampai Perang Dunia I (1914-1918), Indian Motorcycle Manufacturing Company merupakan pabrik sepeda motor dengan produksi yang terbesar di dunia. Setelah Perang Dunia I, posisinya diambil alih oleh Harley Davidson sampai tahun 1928, ketika posisinya diambil alih oleh DKW (Jerman). Indian Motorcycle Manufacturing Company tutup pada tahun 1953 dan merek Indian diambil alih oleh Royal Enfield.

Pada tahun 1921, sepeda motor BMW hadir dengan konfigurasi mesin 2 silinder horizontal berlawanan (boxer) yang ditempatkan dalam rumah mesin tunggal yang terbuat dari aluminium. BMW menggerakkan roda belakang dengan koppel (shaft drive).

Pada tahun 1930-an ada sekitar 80 merek sepeda motor di Inggris, di antaranya Norton, Triumph, AJS, dan merek-merek lainnya yang tidak begitu terkenal, seperti New Gerrard, NUT, SOS, Chell, dan Whitwood.

Perkembangan sepeda motor di Eropa, antara lain, juga dipicu oleh Perang Dunia II (1939-1945), di mana sepeda motor pun dibuat untuk keperluan militer. Dan, pada masa itu, BSA membuat 126.000 unit sepeda motor M20 untuk Angkatan Bersenjata Inggris.

Seusai Perang Dunia II, tahun 1946, desainer Italia, Piaggio, memperkenalkan skuter Vespa dan langsung menarik perhatian dunia. Pada tahun 1946 itu juga, perusahaan pembuat perlengkapan radio Italia, Ducati, membuat mesin 50 cc, Cucciolo, yang dipasangkan pada sepeda motor. Kapasitas Cucciolo pun kemudian diperbanyak, mulai dari 60, 65, 98, sampai 125 cc.

Pada tahun 1949, Honda memproduksi sepeda motor Dream atau Model D, yang menyandang mesin dua langkah dengan kapasitas 98 cc. Namun, suara mesin dua langkah yang berisik dan asap yang berbau tajam yang keluar dari knalpot membuat Honda mengembangkan mesin empat langkah. Tiga tahun kemudian, 1951, Honda memproduksi sepeda motor yang menyandang mesin empat langkah, Dream E, dengan kapasitas 146 cc.

Tahun 1951, BSA Group (Inggris) membeli Triumph Motorcycles dan menjadi produsen sepeda motor terbesar di dunia. Kedudukan BSA diambil alih oleh NSU (Jerman) tahun 1955. Namun, sejak tahun 1970-an hingga kini, Honda tercatat sebagai produsen sepeda motor terbesar di dunia.

Tahun 1952, Honda memproduksi sepeda motor bebek yang dikenal dengan nama cub. Sepeda motor jenis bebek ini sangat populer sehingga modelnya pun ditiru oleh perusahaan pembuat sepeda motor asal Jepang lainnya, seperti Kawasaki, Yamaha, dan Suzuki.

Pada tahun 1955, Suzuki memproduksi sepeda motor yang menyandang mesin berkapasitas 125 cc, empat langkah, dan 1 silinder. Namun, 10 tahun kemudian, Suzuki juga merambah ke mesin dua langkah, yang merupakan spesialisasinya.

Tahun 1955, Yamaha memproduksi YA-1, sepeda motor yang menyandang mesin dua langkah dengan kapasitas 125 cc. Pada tahun 1970, 15 tahun sesudahnya, diproduksi Yamaha XS-1 yang menyandang mesin empat langkah yang berkapasitas 650 cc, dalam konfigurasi V.

Kawasaki muncul agak belakangan. Kawasaki baru memproduksi sepeda motornya yang pertama, B8, pada tahun 1961. Sepeda motor keluaran Kawasaki itu menyandang mesin dua langkah dengan kapasitas 125 cc. Pada tahun 1973 atau 12 tahun sesudahnya, Kawasaki memproduksi Kawasaki Z1, yang menyandang mesin empat langkah dengan kapasitas 900 cc.

Sosok yang menarik, mesin yang andal dan mudah dirawat, serta harga yang bersaing membuat sepeda motor asal Jepang, yakni Honda, Suzuki, Yamaha, dan Kawasaki, sangat populer dan sampai kini mendominasi pasar sepeda motor dunia.

Namun, nama-nama Harley Davidson tetaplah merupakan sepeda motor yang populer, terutama di Amerika Serikat. Demikian juga dengan BMW, Triumph, dan Ducati.

Pada tahun 2006, perusahaan Belanda, EVA Products BV Holland, mengumumkan kehadiran sepeda motor bermesin diesel komersialnya yang pertama, Track T-800CDI. Sepeda motor itu menyandang mesin diesel 800 cc, 3 silinder, buatan Daimler. Bagaimanapun, perusahaan-perusahaan pembuat sepeda motor lain, termasuk Royal Enfield, juga memproduksi sepeda motor bermesin diesel, paling tidak sejak tahun 1965. (JL)

SUZUKI